Showing posts with label Tips Dapur. Show all posts
Showing posts with label Tips Dapur. Show all posts

Tuesday, 19 July 2016

Tips Menyimpan Daging di Freezer ala Riset Dapur

[Riset Dapur]
14 Juni 2016

Tips Menyimpan Daging di Freezer ala Riset Dapur



Manajemen menu merupakan salah satu tantangan besar dalam menapaki tangga kurikulum Bunda Cekatan di Institut Ibu Profesional. Namanya tantangan ya, insyaAllah bisa dilakukan kalau kita mau. Bisa karena biasa. Kami berlatih menyusun menu 7 hari dan belanja bahan masakan seminggu sekali, termasuk daging-dagingan. Dari praktik manajemen penyimpanan daging ini, ada beberapa langkah yang menjadi catatan kami. Kami bagi dalam poin-poin di bawah ini :
  • Setelah belanja daging-daging, cuci bersih dari kotoran dan jeroan-jeroannya. Kalau ikan-ikanan, buang insang, isi perut dan sisiknya. Kalau daging ayam, buang kulit dan lapisan lemaknya. Pencucian dilakukan bertahap per jenis. Semisal ada daging ayam dan ikan, maka daging dibersihkan dan disimpan dulu, baru lanjut ke pembersihan ikan.
  • Setelah dicuci bersih, ditiriskan dan dimasukkan ke dalam wadah tertutup dan disimpan per porsi masakan. Semisal beli  ayam 1 kg, rencana menu dalam seminggu adalah ayam ungkep dan soto ayam. Ayam 1 kg itu dibagi ke dua tempat. Jadi tidak perlu mengeluarkan daging ayam dari freezer, dicairkan (thawing), diambil sebagian, lalu sisanya dimasukkan kembali ke freezer. Proses thawing yang berulang ini memunculkan risiko pertumbuhan mikroba pada daging ayam
  • Karena rak freezer terbagi menjadi dua bagian utama, maka dibedakan antara bagian daging-dagingan dengan makanan non daging, seperti misal es batu, eskrim, minuman segar. Hal ini bertujuan untuk mencegah kontaminasi. Biasanya, daging-dagingnya kami letakkan di bagian bawah, sedangkan non daging di bagian atas. Untuk bahan-bahan kecil seperti rempah-rempah, atau coklat, kami letakkan di rak pintu freezer
  • Memberi tanggal untuk setiap wadah, untuk menjamin terjadinya  FIFO (First In First Out) pada siklus penyimpanan daging.

Selamat menjadi manajer gizi keluarga J
#griyariset
#risetdapur
#ODOPfor99days
#day78

Tips Menyimpan Sayuran di Kulkas ala Riset Dapur

[Riset Dapur]
14 Juni 2016

Tips Menyimpan Sayuran di Kulkas ala Riset Dapur


“Nduk, hari ini mau makan apa?”
Di warung sayur bergumam, “Enaknya masak apa ya hari ini?”
Pernah mengalami? Saya sering, dulu. Pagi ini beli sayuran, pagi ini juga mikir mau masak apa, hari ini juga dimasaknya. Lambat laun, saya merasa banyak membuang waktu di pagi hari hanya untuk memikirkan mau masak apa dan untuk belanja sayuran. Apalagi pagi hari termasuk hectic hours ya, yang mana banyak hal harus dipersiapkan. Jadi, makin ruwetlah saya dalam membuka hari. Setelah mendapat materi manajemen menu di kurikulum Bunda Cekatan, saya pun bertekad mengubah pola. Membuat manajemen menu 7 hari, yang mana penyusunan menu, pencarian resep, berbelanja dan preparasi bahan masakan saya lakukan seminggu sekali. Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana penyimpanan sayurannya? 

Langkah ini yang sedang kami latihkan untuk menjadi sebuah pola kebiasaan dalam penyimpanan sayuran :
  • Jika memungkinkan, sayuran yang sudah siap dimasukkan kulkas, kami kelompokkan berdasarkan komposisi masakannya. Misal, mau masak pecel, maka sayuran seperti kacang panjang dan labu siam kami jadikan sekelompok. Mau masak sop, kami jadikan kentang, wortel, buncis, brokoli sekelompok.
  • Khusus untuk sayuran hijau, kalau dicampur dengan sayuran lain, akan menurunkan umur simpan. Maka sayuran hijau kami letakkan di wadah tersendiri, diberi alas tisu untuk menyerap air yang masuk ke wadah, dan membaginya sesuai porsi masakan dengan tisu sebagai pembatasnya.
  • Masing-masing wadah per masakan diberi tanggal sesuai rencana masaknya di jadwal yang telah dibuat.
  • Sayuran yang tidak berkategori, kami masukkan dalam 1 wadah dengan tetap diberi lapisan tisu sebagai alas.

 
Selamat menjadi manajer gizi keluarga J

#griyariset
#risetdapur
#DOPfor99days
#day77





 

Belajar Makan Template by Ipietoon Cute Blog Design